Terumbu karang
Terumbu karang dapat dikatakan sebagai hutan tropis ekosistem laut. Ekosistem ini terdapat di laut dangkal yang hangat dan bersih, dan merupakan ekosistem yang sangat penting dan memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Terumbu karang biasanya tumbuh di dekat pantai daerah tropis dengan temperatur sekitar 21° – 30°C. Masih dapat tumbuh pada suhu diatas dan dibawah kisaran suhu tersebut, tetapi pertumbuhannya akan sangat lambat. Karena itulah terumbu karang banyak ditemukan di perairan tropis seperti Indonesia dan juga di daerah sub tropis yang dilewari aliran arus hangat dari daerah tropis seperti Florida, Amerika Serikat dan bagian selatan Jepang. Karang memerlukan salinitas yang tinggi untuk tumbuh, oleh karena itu, di sekitar mulut sungai atau pantai atau sekitar pemukiman penduduk akan lambat karena karang membutuhkan perairan yang kadar garamnya sesuai untuk hidup.
Hutan Mangrove di Selatan Jawa
Secara umum, apabila ingin melakukan survei mangrove ke hutan mangrove di pesisir utara Jawa dan Selatan, kita tidak akan menemukan sebuah hutan mangrove lagi .Di Utara dan Selatan Jawa, hutan mangrove yang tersisa lebih tepat apabila kita sebut sebagai vegetasi mangrove, saja. Hutan mangrove (apalagi yang alami) telah hilang oleh pertambakan, pemukiman dan peruntukan lainnya, berganti dengan vegetasi-vegetasi mangrove baru yang tumbuh kembangnya merupakan hasil dari budi daya manusia sendiri. Kesimpulannya, vegetasi mangrove di kedua wilayah adalah hasil dari penanaman kembali dari kelompok-kelompok tani, nelayan, organisasi mahasiswa, perusahaan, LSM, dan institusi pemerintahan. (kesemat.undip.ac.id)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar